RESPON PERTUMBUHAN TANAMAN BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) MENGGUNAKAN MEDIA TANAM CEMARAN LUMPUR SIDOARJO

ABDILLA YUSUF

Penulis

  • Jurnal Rhizobia

Abstrak

ABSTRAK

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan tumbuh tanaman buah naga menggunakan lumpur Sidoarjo. Penelitian ini dilaksanakan di Green House dan Laboratorium Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, dengan ketinggian ± 5 mdpl pada bulan Januari hingga Maret 2019. Metode penelitian yang yaitu metode deskriptif menggunakan media tanam lumpur lapindo yang terdiri dari 4 macam yaitu LP0 (100% Tanah), LP1(10% lumpur lapindo), LP2 (20% lumpur lapindo), dan LP3 (30% lumpur lapindo). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi lumpur lapindo dapat menyebabkan penghambatan pertumbuhan  terhadap  tanaman  buah  naga.  Pada  perlakuan  LP1  tanaman  buah  naga  menunjukkan  respon pertumbuhan meskipun lebih rendah dari perlakuan kontrol (PL0), sehingga dapat disimpulkan bahwa tanaman buah naga memiliki toleransi terhadap konsentrasi lumpur lapindo 10%. Sedangkan pada perlakuan LP2 dan LP3, respon pertumbuhan belum terlihat, namun terdapat pertumbuhan akar-akar baru, sehingga terdapat kemungkinan adanya pertumbuhan tanaman buah naga pada pengamatan yang lebih lama.

 

Kata kunci: respon pertumbuhan, lumpur Sidoarjo, tanaman buah naga

Diterbitkan

2020-07-15